Rabu, 29 Februari 2012

saya suka ngeliat pasangan bahagia, apalagi pasangan yang gak menyengsarakan orang lain.

Senin, 19 September 2011

jemari


beritahu aku,
jika tanganmu tak sanggup lagi menggenggam tanganku.
jika jarimu sudah tak ingin lagi bertemu dengan jemariku.

beritahu aku,
jika janji yang sudah kita buat hanyalah kilasan sesaat dari perasaan yang tidak bisa diatur.
jika senja yang kita lihat berdua setiap hari dengan tersenyum hanyalah fatamorgana.

beritahu aku,
jika senyumku adalah tangis,.
jika kesanggupanku, ketidaksanggupanmu.

beritahu aku,

maka aku akan berjalan mundur,
seiring dengan lepasnya jemariku di tanganmu, dengan waktu yang akan aku rangkum, memori yang akan aku tenun menjadi sebuah kain yang akan mengusap air mataku..

beritahu aku,..

Selasa, 06 September 2011

menghapus jejak


menghapus semuanya tidak akan bisa aku lakukan..
maka aku akan melakukannya satu-persatu.
yaitu, menghapus jejakku terlebih dahulu

agar tidak ada yang merasakan bagaimana rasanya satu persatu hancur.
let it be vanished
and i'll be gone to be someone new.. :)


Sabtu, 05 Februari 2011

holiday


jakarta, terima kasih sudah menyambut saya dengan ramah.

Sabtu, 23 Oktober 2010

surat

sekarang aku sampai dibagian tersulit dari ini semua. menulis tentang kamu.mungkin ini hal tersulit yang pernah diproses otak kiriku. sulit, karena terlalu sedikit kata2 untuk menginterpretasikan keindahan. hanya 'indah' dan 'cantik'.
bisa saja aku tulis, 'kamu seperti bulan purnama yang mengerling pada bintang ditengah gelapnya hatiku'
tapi apa tidak akan terdengar terlalu dangdut? derajat kamu jauh diatas itu. tapi akan aku coba.

mari kita mulai dari yang paling kasat. wajah kamu. aku suka mata kamu. kenapa? (sejujurnya aku selalu tak suka saat ditanya kenapa)

karena mata kamu dalam, seperti bisa melihat jauh kedalam hatiku. (oke ini mulai menjadi terlalu dangdut). aku selalu takut berbohong di depanmu. karena mata itu, selalu tau. aku suka saat matamu menyeringai mengejekku. suka saat matamu sayu, suka saat wajahmu mendongak keatas dan matamu meremehkan main-main. suka saat disana terlihat kecemasan waktu aku sakit. aku suka.suka semuanya.

aku suka bibirmu, suka saat bibir itu cemberut ketika kamu mulai tertidur. suka saat bibir itu tersenyum. dan ini favoritku, suka saat bibir itu menyentuh bibirku.

dan aku tal pernah bisa menahan diri untuk tidak mencubit pipimu. pipi kamu halus, kenyal, lembut. dan kamu tampak begitu menggemaskan ketika aku mencubit dan kamu cemberut.

aku suka saat ponimu tidak menyentuh alismu.suka sekali. seperti anak tk.

aku suka lehermu, makanya aku gak suka kalo kamu mengikat rambutmu. aku nggak suka orang lain lihat lehermu. itu punyaku.kamu punyaku.

aku suka badanmu, terlalu vulgar kalau aku jelaskan disini.
dan aku tak pernah percaya diri jika harus berjalan dengan sandal disebelahmu, kakimu mulus, kecil,mungil, dibandingkan dengan kakiku. dan kamu akan tahu kenapa orang sering bilang
'tuhan itu tidak adil.

aku suka tanganmu, suka saat aku mengelus tanganmu, halus sekali (dan gak ada kaitannya antara banyak bulu sama kulit halus, kita udah sepakat tentang ini bukan?)
suka saat aku menggenggam tanganmu. apalagi kalo di depan orang.

terus aku juga sudah bilang tentang ini kan. aku suka suara kamu. suara yang selalu bikin aku luluh lagi luluh lagi. waktu kamu berharap kamu langsung minum obat. tapi juga menunggu momen dimana kamu bilang 'dak mau' saat aku suruh. dengan suara anak kecil itu.aneh.

aku suka saat kita rebah, berdua. kamu disebelahku. dan ketika bosan kamu akan menggigit punggung telunjukmu, lalu membalikkan tubuhmu dan bilang "aaa..pergi yokk.." gimana kamu bisa segampang itu bikin aku melting?

aku suka ketika kamu duduk miring ke arahku ketika aku sedang menyetir. aku kadang sadar kamu menatapku. dan betapa aku merasa bangga ketika perempuan secantik kamu menatapku.lalu kamu diam, tertidur. aku senyum sendiri. sok percaya diri kalau kamu tertidur karena menatapku. apa aku begitu membosankan? atau malah membuatmu nyaman?

betapa cemasnya aku waktu kamu lama tak memberi kabar, apa kamu tahu? mengecek handphone berkali-kali adalah sesuatu yang frustating. cukup frustating untuk membuatku berpikir teknologi itu useless. sesusah itukah meng-invent gadget yang bisa menjawab pertanyaan simpelku, "kamu lagi dimana? apa semua baik2 saja?"

apa kamu tahu apa yang aku khayalkan ketika hendak tidur? kamu.aku. dan masa depan. aku berkhayal kamu disebelahku, menungguku selesai mengetik pekerjaanku di laptop. sambil sesekali menggodaku.
"seseksi itukah laptopmu? coba bandingkan dengan tubuhku" tantangmu, dan kitapun bercinta.

ini bagian kedua tersulit.mengakhiri tulisan ini. terlalu banyak hal tentang kamu kalau harus aku tuliskan semuanya disini. aku sadar tulisanku jelek. tidak ada nilai sastra disini. aku memang bukan orang yang romantis. aku tak bisa menulis, aku tak bisa bermusik, bahkan aku tak suka hujan. lalu apa yang bisa aku lakukan?

mencintaimu.

dengan cara yang sederhana. begitu sederhana sampai aku tak tau alasannya. seperti cinta anak kecil. yang aku tau hanyalah aku nyaman saat kita berdekatan. suka saat kita saling mengejek, memuji, bertatapan, tertawa, bergandeng tangan, berciuman, berdua. aku suka semuanya.

"cinta kan bukan matematika. nggak pernah bisa kita define. aku baru tau jika aku bersamanya dihatiku ada suara. seperti suara botol dan tutup ulirnya.klik"

selamat ulang tahun nana, semoga makin dewasa.

from your still loving man ever after, ----.



Kamis, 21 Oktober 2010

saya percaya kok,
pada dasarnya semua itu kembali ke Tuhan.
bukannya saya suudzon,
tapi saya terkadang merasa tuhan sedang tidak berpihak pada saya.

ah nikmat mana yang aku ingkari,tuhan..

meski otakku agak sedikit rusak,
dan sebagian teman sudah bilang hatiku kayaknya nggak dipake lagi.
kata siapa?
hatiku nggak hilang kok, aku cuma menyewakannya saja.

saat hatiku disewakan, maka aku akan berbuat sesuka hatiku.
sesuka hatiku. mengejar semua kenikmatan.

aku akan menikmati semua ketidakwarasan ini.
sampai waktunya untuk berhenti tiba,
sejenak saja ya tuhan. nanti saya berenti deh.



sesaat mata terpejam tirai imaji membuka,
semakin kuterlelap, semakin jelas hangat senyuman..